WHAT'S NEW?
Loading...

5 Cara Kelola Keuangan Usaha

Kesuksesan sebuah bisnis bisa diukur dari kelihaian seorang pebisnis dalam mengelola keuangan. Seluruh sektor dalam bisnis sangat bergantung pada sektor keuangan.

Apabila keuangan bagus, arus perjalanan bisnis pun akan bagus karena setiap sektor mendapat pendanaan yang cukup untuk memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan.

5 Cara Kelola Keuangan Usaha



Cara efisien dalam mengelola keuangan usaha perlu dipraktikkan para pelaku bisnis agar usaha yang didirikan dapat bertahan hingga beberapa dekade mendatang.


Dikutip dari Cermati.com, berikut ini beberapa cara efisien dalam pengelolaan keuangan usaha.

1. Membuat Persentase Dana Usaha
Dana usaha yang terkumpul alangkah baiknya kalau dibagi-bagi berdasarkan sektor bisnis. Misalnya, berapa yang akan digunakan untuk sektor produksi, distribusi, pemasaran, ataupun penggajian karyawan.

Dengan porsi pembagian yang pas, Anda pun jauh lebih bijaksana untuk mengelola budget yang sudah ditentukan demi keberlangsungan usaha pada masa mendatang.

2. Mengecek Pengeluaran secara Berkala
Aktivitas berbisnis tidak pernah lepas dari pengeluaran. Jenis pengeluaran yang dihabiskan pun beranekaragam. Ada pengeluaran untuk membeli bahan baku, mengelola bahan baku, sampai pengeluaran untuk memasarkan produk jadi ke pasar.

Setiap kas yang keluar sebaiknya dicek secara berkala untuk mengontrol arus penggunaan dana agar tidak berdampak pada pemborosan pada sektor-sektor usaha tertentu.

3. Memisahkan Keuangan Pribadi dan Usaha
Keuntungan yang diperoleh dari hasil usaha sering kali dimasukkan ke rekening tabungan pribadi. Inilah kesalahan setiap pelaku usaha dalam menjalankan usaha.

Sengaja ataupun tidak sengaja, hal ini tentu dapat mengganggu arus keuangan usaha. Akibatnya, pengontrolan usaha menjadi bertambah sulit.

Setiap uang yang diperoleh dari usaha sebaiknya disimpan di buku rekening khusus agar tidak tercampur dengan uang pribadi. Ambil uang tersebut jika suatu saat Anda membutuhkannya untuk mengembangkan usaha. Lakukan pemisahan keuangan secara disiplin untuk mengetahui arus kas yang berhasil terkumpul selama terjun di dunia bisnis.

4. Memaksimalkan Jumlah Keuntungan
Dalam perjalanan bisnis, Anda tentu akan mendapat keuntungan yang jumlahnya sangat besar. Manfaatkan pundi-pundi keuntungan secara maksimal untuk mengembangkan bisnis. Misalnya, memperbesar tempat berbisnis ataupun membuka cabang bisnis yang baru.

Anda juga bisa menggunakan keuntungan untuk membayar segala jenis kewajiban dalam menjalankan bisnis. Misalnya, membayar biaya amortisasi, pajak, ataupun biaya penyusutan gedung.

5. Melakukan Perputaran Arus Kas dengan Tepat
Keuntungan yang diperoleh tidak boleh ditanam dalam rekening tabungan saja. Alangkah baiknya jika keuntungan tersebut diputar untuk memperoleh keuntungan lebih. Misalnya, ditempatkan ke salah satu instrumen investasi.

Satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Kalau Anda tidak mampu mengelola investasi dengan baik, mintalah bantuan manajer investasi untuk mengelola uang yang diinvestasikan. Sebab manajer investasi tahu betul bagaimana cara memaksimalkan keuntungan dari investasi.